Teknik identifikasi saluran irigasi pada citra satelit resolusi tinggi dengan penggabungan komposit RGB, indeks saluran, dan interpretasi visual

Penulis

  • Bambang Trisakti Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, LAPAN
  • Udhi Catur Nugroho Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, LAPAN http://orcid.org/0000-0002-5977-1702
  • Hanhan Ahmad Sofiyuddin Balai Litbang Irigasi, Puslitbang Sumberdaya Air, Kementerian PUPR
  • Naufal Syauqi Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.31028/ji.v14.i2.55-62

Kata Kunci:

saluran irigasi, citra satelit, SPOT7, Pleiades, citra komposit, indeks saluran, interpretasi

Abstrak

Salah satu program penting untuk mendukung program nasional ketahanan pangan adalah pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur jaringan irigasi yang mengalami kerusakan. Data spasial mengenai lokasi jaringan irigasi yang ada saat ini menjadi informasi yang sangat penting untuk kebijakan perluasan daerah irigasi dan pemantauan kerusakan infrastruktur jaringan irigasi. Citra satelit resolusi spasial tinggi seperti SPOT 7 dan Pleiades mampu memperlihatkan secara visual objek-objek permukaan bumi, seperti jalan, sungai dan juga saluran irigasi. Penelitian dilakukan untuk mengembangkan teknik identifikasi saluran irigasi dengan menggunakan citra resolusi tinggi. Teknik identifikasi dilakukan dengan menggabungkan antara citra komposit RGB dengan warna semu, indeks saluran, dan interpretasi visual dengan mengenali karakteristik saluran irigasi. Pembuatan komposit RGB dan indeks saluran dilakukan berdasarkan perbedaan pola spektral dari saluran irigasi dengan pola spektral dari beberapa objek yang mirip. Citra komposit RGB dikombinasikan dengan indeks saluran dapat memperjelas dan memisahkan saluran irigasi dari objek sekitarnya, walaupun dengan kendala terkait lebar saluran dan bayangan tanaman. Teknik intepretasi citra dapat lebih memastikan ketepatan identifikasi dan membedakan saluran irigasi dengan bayangan tanaman. Citra SPOT 6/7 dapat dimanfaatkan untuk identifikasi saluran dengan lebar lebih dari 4 m, dan citra Pleaides untuk saluran kurang dari 4 m. Akurasi total hasil identifikasi saluran irigasi menggunakan citra Pleaides adalah berkisar 82%.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Udhi Catur Nugroho, Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, LAPAN

Peneliti Ahli Muda di Bidang Pemanfaatan Data Penginderaan Sajuh. Saat ini bekerja di Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Referensi

Apriana, I. W. A. K., Piarsa, I. N., & Bayupati, I. P. A. (2014). Aplikasi geografis pemetaan bangunan dan jaringan irigasi berbasis Mobile Android. Merpati, 2(1), 12-17.

Arshad, M., Ahmad, N., Usman, M., Shabbir, A., & lainnya. (2009). Comparison of water losses between unlined and lined watercourse in Indus Basin of Pakistan. Pak. J. Agri. Sci, 46(4), 2076-0906.

Direktorat Irigasi dan Rawa. (2013). Standar Perencanaan Irigasi-Kriteria Perencanaan Bagian Bangunan (KP-03). Jakarta: Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.

Ernanda, H., Andriyani, I., & Indarto, I. (2019). Desain sistem manajemen aset untuk jaringan irigasi tersier. Jurnal Irigasi, 13(1), 31-40. https://doi.org/10.31028/ji.v13.i1.31-40

Hatmoko, W., Radhika, R., Firmansyah, R., & Fathoni, A. (2018). Ketahanan air irigasi pada wilayah sungai di Indonesia. Jurnal Irigasi, 12(2), 65. https://doi.org/10.31028/ji.v12.i2.65-76

Huang, Y., Fipps, G., Maas, S. J., & Fletcher, R. S. (2010). Airborne remote sensing for detection of irrigation canal leakage. Irrigation and Drainage, 59(5), 524-534.

Kementerian PUPR. (2015). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 12/PRT/M/2015 tentang Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi.

Kono, A. S., Rumambi, D. P., Pakasi, S., & Wulur, H. (2014). Analisis jaringan irigasi Bendungan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara berbasis spasial. COCOS, 4(5).

Nugroho, U. C., & Trisakti, B. (2016). Pemanfaatan data resolusi sangat tinggi Pleiades untuk identifikasi saluran irigasi. Dalam Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh (hlm. 272-277). Depok: Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional.

Oktavianti, Subari, & Elma, Y. (2014). Pemetaan Jaringan irigasi daerah Jawa Barat berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Jurnal Bentang, 2(1), 53-65.

Pasandaran, E. (2005). Pengelolaan infrastruktur irigasi dalam kerangka ketahanan pangan nasional. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 5(2), 126-149.

Purwanto, M. Y. J., Subari, & Nur, F. F. (2013). Pengembangan prasarana irigasi untuk peningkatan produktivitas lahan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Jurnal Irigasi, 8(1), 35-45.

Pusat Data dan Informasi. (2014). Statistik Lahan Pertanian Tahun 2009 - 2013. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh. (2016). Penelitian dan Pengembangan Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Identifikasi Sumber Daya Air (Laporan Kegiatan Litbang). Jakarta: Lembaga Antariksa dan Penginderaan Jauh Nasional.

Sambah, A. B., Kuncoro, D. A., & Anam, S. (2017). Pemetaan trase jaringan irigasi melalui analisis geospasial (studi kasus Daerah Irigasi Cibuluh, Jawa Barat). Jurnal Irigasi, 12(1), 1-10.

Setiawan, B. I., Subagyono, K., Andayani, A., Budi, K., Sofiyuddin, H. A., Arief, H., Aquino, F. (2018). Menata jaringan irigasi mempercepat swasembada pangan. Jakarta: Badan Litbang Pertanian.

Unduhan

Diterbitkan

2019-12-31

Cara Mengutip

Trisakti, B., Nugroho, U. C., Sofiyuddin, H. A., & Syauqi, N. (2019). Teknik identifikasi saluran irigasi pada citra satelit resolusi tinggi dengan penggabungan komposit RGB, indeks saluran, dan interpretasi visual. Jurnal Irigasi, 14(2), 55–62. https://doi.org/10.31028/ji.v14.i2.55-62

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Loading...