Analisis neraca air Sub DAS Irigasi Wirway Kabupaten Sarmi Provinsi Papua
DOI:
https://doi.org/10.31028/ji.v7.i2.74-86Kata Kunci:
kebutuhan air, ketersediaan air, neraca airAbstrak
Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi merupakan salah satu potensi lahan irigasi teknis di Provinsi Papua yang belum termanfaatkan secara optimum. Mengingat kebutuhan beras yang semakin meningkat dan sejalan dengan pertumbuhan penduduk di Kabupaten Sarmi pertahunnya berkisar antara 8 - 10 % (BPS Provinsi Papua, 2010), Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua melalui seksi Perencanaan dan Program membuat suatu program perencanaan pembanguan daerah irigasi di Distrik Bonggo Kabupaten Sarmi. Studi dilakukan di Sub DAS Inggi, DAS Wirway Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Hasil studi menunjukkan kebutuhan air irigasi alternatif terpilih di DI Bonggo berdasarkan 4 alternatif PTT yang telah dibuat yaitu untuk luas DI 3.200 Ha kebutuhan air irigasi maksimum sebesar 7,45 m3/dt, untuk luas 2.500 Ha kebutuhan air irigasi maksimum sebesar 5,82 m3/dt, untuk luas 2.000 Ha kebutuhan air irigasi maksimum sebesar 4,66 m3/dt, untuk luas 1.500 Ha kebutuhan air irigasi maksimum sebesar 3,49 m3/dt, dan untuk luas 1.000 Ha kebutuhan air irigasi maksimum sebesar 2,33 m3/dt. Untuk kebutuhan air domestik rata-rata di Sub DAS Inggi pada tahun 2026 sebesar 0,00394 m3/dt. Sedangkan debit minimum yang tersedia sebesar 0,12 m3/dt dan maksimum 2,46 m3/dt. Upaya penanganan pada beberapa kebutuhan air yang tidak mampu terairi yaitu dengan memberikan beberapa alternatif rencana luas Daerah Irigasi (DI). Alternatif yang telah dihitung berdasarkan perubahan jadwal tanam dengan 4 alternatif awal tanam, dimana alternatif ke IV menghasilkan defisit yang paling rendah.Unduhan
Referensi
Anonim, 2010. Kabupaten Sarmi dalam Angka 2010. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sarmi, Sarmi.
Soemarto,C.D. 1986. Hidrologi Teknik. Surabaya: Penerbit Usaha Nasional.
Soewarno. 1995. Hidrologi (Aplikasi Metode Statistik untuk analisa Data) jilid 1, Bandung: Nova
Soewarno. (2000). Hidrologi Operasional (Jilid Kesatu). Bandung: Citra Aditya Bakti.
Sosrodarsono,Suyono. 1985. Hidrologi Untuk Pengairan. Jakarta: Pradnya Paramita.
Sri Harto, BR. (1988). Model Hidrologi - Mock. PAU - UGM. Yogyakarta.
Suhardjono. 1996. Kebutuhan Air Tanaman. Malang: Institut Teknologi Nasional Malang.
Walhi. 2006. Walhi, Air di Indonesia: krisis yang mengintai. Edisi Desember 2006. http://www.walhi.or.id/kampanye/air/air_info/
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Naskah dilisensikan berdasarkan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.