Pemberian air sistem gilir berselang pada Saluran Sekunder Kandanghaur, Seksi Patrol, Perum Jasa Tirta II

Penulis

  • - Subari Balai Irigasi, Pusat Litbang Sumber Daya Air. Balitbang Pekerjaan Umum
  • Muhammad Muqorrobin Balai Irigasi, Pusat Litbang Sumber Daya Air. Balitbang Pekerjaan Umum

DOI:

https://doi.org/10.31028/ji.v8.i2.138-146

Kata Kunci:

factor K, operasi, fisik tanah, berselang

Abstrak

Permasalahan pemberian air irigasi dengan ketersediaan air yang mempunyai faktor K kurang dari 50 %, merupakan salah satu masalah operasi jaringan irigasi yang sangat penting. Hal tersebut harus diupayakan dan dicarikan pemecahannya dengan sebaik-baiknya, baik mengenai ketersediaan air, kondisi jaringan, kemampuan tanah untuk menyimpan air dan cara operasional jaringan maupun peran masyarakat/P3A. Dengan mempertimbangkan tersebut, maka pengkajian ini dilakukan dengan menggunakan data primer maupun sekunder kemudian dihitung, dan di evaluasi. Dengan menggunakan ketersediaan air dan kondisi fisik tanah, dapat ditentukan cara atau sistem pemberian air dengan lebih baik. Berdasarkan hasil kajian dan pengamatan dilapangan, daerah irigasi yang mendapat air dari sekunder Kadanghaur, Seksi Patrol, Pengamat Gabus Wetan. Dengan pembagian airnya dapat dilakukan secara berselang, dengan masa ulang pemberian air selama 11 hari.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ahmadi P, 1999. Agricultural Aspect in Irrigation, Bahan ajar TCDC program, di Water Management Agency for Research and Development, Research Institute for Water Resources Development, Irrigation Research Center - JICA, Bekasi.

Ahmadi P, 1999. Soil Climate and Crops, Bahan ajar TCDC program di Agency for Research and Development, Research Institute for Water Resources Development, Irrigation Research Center - JICA, Bekasi.

Dedi K.K dan Asep S,2002. Fisika Lengas Tanah; Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Bogor.

Direktorat Bina Teknik, Direktorat Jenderal Pengairan,1997. Pedoman Umum Operasi & Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Jakarta.

Fakultas Teknologi Pertanian, 1985. Irigasi Intermittent di DI. Gembong dan Gunung Rowo, Pati Jawa Tengah. Bogor.

Hanhan A.S dkk, 2010. Pemberian Air Irigasi pada Budidaya Padi SRI di Musim Hujan dan Kemarau (Study Kasus Petak Tersier CMA 5 KI,DICIRAMAJAYA, Tasikmalaya), Jurnal Teknik Hidraulik Vol.1 No. 2, ISSN 2087-3611, Puslitbang Sumber Daya Air.

Menteri Pekerjaan Umum, 2007. Peraturan Tentang Pedoman Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Kementerian Pekerjaan Umum Nomor 32/PRT/M/2007, Jakarta.

Seksi Patrol PJTII, Divisi Pengelolaan Air III, 2012. Jadwal Giliran Pembagian Air MT. Gadu 2012 ,Patrol.

Unduhan

Diterbitkan

2013-09-23

Cara Mengutip

Subari, .-., & Muqorrobin, M. (2013). Pemberian air sistem gilir berselang pada Saluran Sekunder Kandanghaur, Seksi Patrol, Perum Jasa Tirta II. Jurnal Irigasi, 8(2), 138–146. https://doi.org/10.31028/ji.v8.i2.138-146

Terbitan

Bagian

Artikel
Loading...