Potensi dan upaya pemanfaatan air tanah untuk irigasi lahan kering di Nusa Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.31028/ji.v11.i2.67-80Kata Kunci:
air tanah, lahan kering, irigasi, potensi air tanah, teknologi penyediaan airAbstrak
Wilayah Nusa Tenggara memiliki hamparan lahan kering yang luas dan berpotensi untuk dikembangkan. Ketersediaan air sebagai salah satu penentu dalam upaya pemanfaatan lahan kering, berperan dalam membantu meningkatkan produktivitas lahan. Potensi dan peluang pemanfaatan air tanah untuk irigasi lahan kering di Nusa Tenggara secara teknis memungkinkan untuk diterapkan. Tulisan ini menyajikan hasil kajian potensi dan upaya pemanfaatan air tanah sebagai sumber air irigasi di lahan kering Nusa Tenggara dengan mempertimbangkan potensi sumber air tanah, kondisi lahan, jenis tanaman, dan teknologi penyediaan air. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan mengumpulkan data primer maupun sekunder melalui kunjungan ke beberapa instansi terkait, studi literatur, serta survei lapangan. Hasil kajian ini dapat memberikan informasi mengenai pengembangan air tanah selanjutnya, dan usulan melalui pendekatan pemanfaatan air saling menunjang antara air permukaan dan air tanah. Hasil ini diharapkan pula dapat dipakai dalam usulan kebijakan pengelolaan sumber daya air di daerah atau masukan untuk pemangku kepentingan dalam pemanfaatan air tanah di lahan kering serta untuk para peneliti dalam mengembangkan penelitian lebih lanjut.
Unduhan
Referensi
Ali, M.H., Abustan, I., Rahman, M.A., & Haque, A.A.M. (2012). Sustainability of groundwater resources in the North-Eastern Region of Bangladesh. Journal of Water Resources Management, 26(3), 623-641.
[Ditjen Sumber Daya Air] Direktorat Jendral Sumber Daya Air. (2015). Data dan Informasi Balai Wilayah Sungai di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jendral Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Foster, T., Brozović, N., & Butler, A.P. (2014). Modeling irrigation behavior in groundwater systems. Journal of Water resources research, 50(8), 6370-6389.
Hatmoko, W., Radhika, Fauzi, M., & Amirwandi, S. (2012). Model Sistem Informasi Neraca dan Alokasi Air di Indonesia. Bandung: Puslitbang Sumber Daya Air, Balitbang, Kementerian Pekerjaan Umum Puslitbang Sumber Daya Air Bandung.
Herawan, W., Rengganis. H., Seizarwati, W., Prasetya, D. (2014). Potensi Sumber Daya Air untuk Penyediaan Air Baku di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Bandung: Puslitbang Sumber Daya Air, Balitbang, Kementerian Pekerjaan Umum.
Jiang, Y., Zhang, L., Zhang, B., He, C., Jin, X., & Bai, X. (2016). Modeling irrigation management for water conservation by DSSAT-maize model in arid northwestern China. Journal of Agricultural Water Management, 177, 37-45.
Karamouz, M., Kerachian, R., & Zahraie, B. (2004). Monthly water resources and irrigation planning: case study of conjunctive use of surface and groundwater resources. Journal of Irrigation and Drainage Engineering, 130(5), 391-402.
Kumar, C.P. (2012). Climate change and its impact on groundwater resources. International Journal of Engineering and Science, 1(5), 43-60.
Leng, G., Huang, M., Tang, Q., Gao, H., & Leung, L.R. (2014). Modeling the effects of groundwater-fed irrigation on terrestrial hydrology over the conterminous United States. Journal of Hydrometeorology, 15(3), 957-972.
Loáiciga, H.A. (2017), The safe yield and climatic variability: implications for groundwater management. Groundwater, 55(3), 334-345. doi:10.1111/gwat.12481.
Mulyani, A., Nursyamsi, D., & Las, I. (2014). Percepatan pengembangan pertanian lahan kering iklim kering di Nusa Tenggara. Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian, 7(4), 187-198.
Olayide, O.E., Tetteh, I.K., & Popoola, L. (2016). Differential impacts of rainfall and irrigation on agricultural production in Nigeria: Any lessons for climate-smart agriculture?. Journal of Agricultural Water Management, 178, 30-36.
Prastowo, Hardjoamidjojo, S., Pramudya, B., Murtilaksono, K. (2006). Review trickle irrigation application in groundwater irrigation schemes. Jurnal Keteknikan Pertanian, 20(1).
Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2008 Tentang Air Tanah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 83. Jakarta: Sekretariat Negara.
Rey, D., Holman, I. P., Daccache, A., Morris, J., Weatherhead, E. K., & Knox, J. W. (2016). Modelling and mapping the economic value of supplemental irrigation in a humid climate. Journal of Agricultural Water Management, 173, 13-22.
Siebert, S., Burke, J., Faures, J.M., Frenken, K., Hoogeveen, J., Döll, P., & Portmann, F.T. (2010). Groundwater use for irrigation-a global inventory. Journal of Hydrology and Earth System Sciences, 14(10), 1863-1880.
Singh, A. (2016). Managing the water resources problems of irrigated agriculture through geospatial techniques: An overview. Journal of Agricultural Water Management, 174, 2-10.
Steward, D.R., & Allen, A.J. (2016). Peak groundwater depletion in the High Plains Aquifer, projections from 1930 to 2110. Journal of Agricultural Water Management, 170, 36-48.
Subagya, E.H., Iswadi, Jenah, N., Poerwaningsih, R., Drajat, D., Hartini, M., Lestari. (2014). Luas Lahan Menurut Penggunaan. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Sukarman, Subiksa, I.G.M., & Ritung, S. (2012). Identifikasi lahan kering potensial untuk pengembangan tanaman pangan. Dalam Prospek Pertanian Lahan Kering dalam Mendukung Ketahanan Pangan. Diambil September 2016, dari http://www.litbang.pertanian.go.id/buku/
Lahan-Kering-Ketahan/BAB-V-3.pdf
Toto., R., & Purwanto. (2000). Peta Hidrogeologi Lembar Lombok dan Sumbawa Bagian Barat, Skala 1 : 250.000. Bandung: ESDM, Badan Geologi, Bandung.
Wang, J.F., Cheng, G. D., Gao, Y.G., Long, A. H., Xu, Z. M., Li, X., Chen. H., & Barker, T. (2008). Optimal water resource allocation in arid and semi-arid areas. Journal of Water Resources Management, 22(2), 239-258.
Yanti, D., & Pratama, F.N. (2015). Pendayagunaan irigasi air tanah menunjang budidaya pertanian secara produktif pada lahan tadah hujan. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 19(2), 10-17.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Naskah dilisensikan berdasarkan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.